Blog >
Apa itu Creative Burnout?

Apa itu Creative Burnout?

Oleh: Regina Kroesdiyantika Warahapsari - 11 Jul 2022

Mungkin bagi sebagian orang, belum pernah mendengar apa itu istilah Creative Burnout. Creative Burnout adalah suatu kondisi seseorang dimana tidak dapat memikirkan ide atau konsep dalam melakukan sesuatu pekerjaan yang membutuhkan kemampuan kreativitas. Mudahnya, creative burnout terjadi karena memaksakan tubuh dan pikiran untuk bekerja secara terus menerus sampai akhirnya buntu, kehabisan ide dan kelelahan secara mental.

Apa saja hal-hal yang dapat menyebabkan Creative Burnout?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu harus membaca artikel ini sampai selesai ya, CUiT-ers!

  1. Perfeksionis

    Si-perfeksionis ini benar-benar mencoba mendorong diri mereka sampai ke titik akhir. Perfeksionis sendiri artinya adalah suatu perasaan dan sifat yang mana mereka menginginkan agar segalanya menjadi sempurna, tanpa kurang dan cacat sedikitpun. Biasanya, orang-orang perfeksionis ini ingin hasil yang terbaik. Bahkan jika dalam proses nya telah terjadi kesalahan, mereka tidak segan-segan untuk mengulang dari awal sampai menemukan hasil yang maksimal.

  2. Terlalu Memikirkan Hal Yang Sebenarnya Tidak Penting

    Sebagai pelaku kreatif, sebaiknya kita bisa memilah-milah mana yang harus dipikirkan atau tidak ya, CUiT-ers. Jangan sampai kita memikirkan hal-hal yang sebetulnya bukan ranah kita dan tidak dapat kita kontrol. Selain buang-buang waktu, kasihan mental kita karena otak dipaksa berpikir keras.

  3. Jangan Kerjakan Semuanya Sendiri

    Ini nih. Biasanya sifat seperti ini dimiliki oleh si-perfeksionis karena maunya semua dikerjakan sendiri. Katanya sih, supaya hasilnya maksimal dan sesuai dengan ekspektasi. Padahal kan, nggak semuanya harus dikerjakan sendiri. Yuk, belajar untuk melepaskan dan meminta bantuan kepada orang lain.

  4. Berani Mengatakan ‘tidak’.

    Wah, ini adalah bagian yang sangat sulit untuk sebagian orang. Sulit sekali untuk mengatakan tidak. Tahukah kalian, Indonesia adalah negara dengan pola kesopanan paling baik sedunia. Saking baiknya, kita sulit sekali untuk mengatakan tidak. Jelas-jelas dari dalam hati, tidak menginginkan dan tidak sanggup untuk melakukan, tapi mulut ternyata tidak ingin diajak kerjasama. Aduh. Ini mah namanya menyulitkan diri sendiri. Jangan seperti itu ya, CUiT-ers. Berani katakan tidak jika itu membebankan untukmu.

Itu dia CUiT-ers, penjelasan mengenai ‘Apa itu Creative Burnout’. Yuk, mulailah belajar untuk memilah-milah mana prioritas dirimu, mana yang harus kamu lakukan dan mana yang tidak harus kamu lakukan. Pelaku kreatif harus sehat secara mental dan psikis. Jadi, kami harap setelah membaca artikel ini, kami dapat memberi kamu insight agar tidak mengalami Creative Burnout. Semangat CUiT-ers, kalau lelah jangan lupa istirahat ya!