Blog >
Buzzer dan Influencer, apa bedanya?

Buzzer dan Influencer, apa bedanya?

Oleh: Achmad Turmudli - 25 Apr 2022

Meningkatnya jumlah pengguna media sosial menghadirkan banyak peluang untuk bisnis yang berbeda di seluruh dunia, hingga muncul istilah buzzer dan influencer. Banyak dari kalian pengguna media sosial yang masih bingung membedakan antara buzzer dan influencer. Ini karena pekerjaan dan tujuan mereka pada dasarnya sama, bisa mendapatkan cuan dari situ. Namun, buzzer terkadang identik dengan situasi politik, sedangkan influencer lebih berorientasi bisnis.

Sekilas, keduanya berfungsi hampir sama, itulah sebabnya banyak dari kalian masih sulit membedakan antara buzzer dan influencer. Jadi apa perbedaan antara buzzer dan influencer? Berikut penjelasannya.

  • Buzzer

    Berasal dari bahasa Inggris, buzzer berasal dari kata buzz, yang menurut Merriam-Webster salah satu artinya adalah ‘gosip’ atau ‘rumor’. Dibandingkan dengan kata “pendengung” dari KBBI yang artinya adalah orang-orang yang menyebarkan desas-desus atau gosip (terutama melalui media sosial) untuk menarik perhatian orang sehingga menjadi bahan pembicaraan banyak orang.

    Buzzer itu dapat mempengaruhi trending topik di media sosial tertentu, algoritma mesin pencari, atau konten viral. Tapi bagaimanapun itu tidak berarti topik yang sedang tren, algoritme mesin pencari, dan konten viral, itu menjadi kerjaan buzzer. Bisa jadi memang alami dari kondisi di suatu tempat itu sendiri.

    Namun dari beberapa pendapat, buzzer di media sosial saat ini memiliki konotasi yang negatif karena untuk menyebarkan hoax, kekerasan, dan isu sara, jadi kurang diminati.

  • Influencer

    Influencer adalah orang, tokoh, atau figur di media sosial dengan banyak pengikut. Biasanya seorang influencer adalah seseorang yang berprofesi sebagai blogger, Youtuber, selebriti atau publik figur yang memiliki puluhan ribu hingga jutaan pengikut di sebuah jejaring sosial dan dianggap penting dalam sebuah komunitas tertentu. Dengan banyak pengikut itu maka orang yang ingin beriklan pada influencer tersebut lebih tertarik karena banyak audien. Sehingga banyak orang ingin menjadi influencer, karena mendapatkan cuan dan popularitas.

    Untuk menjadi influencer, ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan :

    1. Membangun personal branding di media sosial
    2. Riset untuk mencari peluang yang belum orang lain lakukan
    3. Upgrade kemampuan dan peralatan yang menunjang kualitas konten
    4. Lakukan interaksi dengan audien
    5. Posting konten secara teratur dan konsisten
    6. Tentukan target audien kamu

Nah, dengan penjelasan diatas kamu sekarang tahu perbedaan dari keduanya dan bisa memilih ingin menjadi buzzer atau influencer.

Kalian bisa menjadi influencer terkenal dan menghasilkan pendapatan di aplikasi baru buatan anak bangsa yaitu CUiT, kenapa? karena kesempatan untuk jadi kreator yang terkenal sangat tinggi. Namun, tentunya dengan konten kalian yang berkualitas ya. Kamu bisa download CUiT disini Aplikasi CUiT