Blog >
Three-Point Lighting, Cara Mengatur Pencahayaan di Dalam Ruangan Agar Video Kamu Jadi Lebih Ciamik

Three-Point Lighting, Cara Mengatur Pencahayaan di Dalam Ruangan Agar Video Kamu Jadi Lebih Ciamik

Oleh: Nadya Shafirah - 7 Jul 2022

Dalam fotografi dan videografi, pencahayaan atau lighting adalah elemen penting yang perlu diperhatikan. Karena, dengan lighting yang tepat, dapat dihasilkan foto atau video yang terang dan jelas, memunculkan dimensi gambar, menciptakan kedalaman atau depth, hingga menentukan mood yang ingin disampaikan kepada audiens. Pengaturan dan penempatan lighting yang tepat dapat meningkatkan kualitas dari gambar atau video yang kamu produksi loh, CUiT-ers!

Salah satu teknik yang sering digunakan untuk mengatur pencahayaan di dalam ruangan adalah tiga titik pencahayaan atau three-point lighting. Apa itu three-point lighting dan bagaimana sih, cara menerapkannya? Yuk, simak artikel ini!

Three-point lighting adalah sebuah teknik penempatan pencahayaan yang marak digunakan untuk produksi konten foto atau video. Teknik ini memungkinkan untuk menonjolkan subjek dari latar belakang, juga mengendalikan bayangan yang akan muncul ketika pencahayaan hanya dilakukan dari satu sisi. Tiga komponen pencahayaan pada three-point lighting adalah key light, fill light, dan back light.

  1. Key Light

    Key light atau lampu utama berfungsi untuk menerangi subjek secara langsung. Key light adalah lampu yang paling terang dari lampu pencahayaan lainnya, karena akan menyediakan sebagian besar cahaya untuk subjek. Lampu utama ini dapat diletakkan sekitar 15-45 derajat dari sisi kanan atau kiri subjek. Aksesoris yang biasanya digunakan untuk melengkapi key light adalah softbox, umbrella, beauty disc, atau lampu neon.

  2. Fill Light

    Fill light atau cahaya pengisi merupakan cahaya yang berfungsi untuk mengisi bayangan dan mengurangi kontras yang dihasilkan oleh key light, sehingga hasil gambar yang dihasilkan terlihat lebih natural. Cahaya yang dipancarkan dari fill light tidak lebih terang dari key light dan diletakkan di arah yang berlawanan dengan key light. Aksesoris yang dapat digunakan untuk fill light adalah honeycomb, barndoor, atau standard reflector.

  3. Back Light

    Back light adalah cahaya yang dipancarkan untuk menerangi latar belakang subjek agar cahaya antara subjek dan latar belakang tidak terlalu kontras. Back light diletakkan di belakang subjek yang dapat memisahkan antara subjek dengan latar belakang, juga memberikan dimensi dan kedalaman (depth) pada gambar.

Nah, itu dia cara untuk mengatur pencahayaan konten video kamu dengan three-point lighting. Kamu bisa menerapkan teknik tersebut untuk meningkatkan kualitas videomu yang diproduksi di dalam ruangan. Selamat mencoba, CUiT-ers!