Blog >
Seberapa Efektifkah Penggunaan Endorse

Seberapa Efektifkah Penggunaan Endorse

Oleh: Nadya Shafirah - 23 Apr 2022

Di era digital saat ini, pemasaran dengan strategi endorsement marak dilakukan. Sebenarnya, seperti apa sih endorsement itu?

Endorsement adalah praktik dimana sebuah brand menggunakan content creator dengan jumlah pengikut yang beragam hingga selebriti ternama–yang kemudian disebut dengan influencer, untuk mempromosikan produk brand tersebut. Endorsement ada yang berbayar dan ada yang tidak berbayar. Jika endorsement berbayar, influencer biasanya memiliki rate card untuk panduan dan informasi bagi brand terkait harga yang harus dibayar untuk tujuan pemasaran tertentu. Untuk endorsement yang tidak berbayar, brand cukup mengirim dan memberikan produk yang akan dipromosikan kepada influencer yang dipilih.

Walaupun endorsement sudah banyak diterapkan dalam dunia marketing, namun tak jarang penjual atau brand tidak mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan–di mana penjual atau brand telah mengeluarkan budget dan memberikan produk kepada influencer, namun tujuan pemasarannya belum tercapai. Cek tulisan berikut untuk mengetahui cara menjalankan endorsement yang efektif!

  1. Tentukan tujuan kampanye

    Sebelum menjalankan kampanye dengan menggunakan influencer, sebelumnya kamu harus menentukan tujuan kampanye tersebut. Apakah untuk meningkatkan brand awareness, mempromosikan peluncuran produk baru, meningkatkan penjualan, atau yang lainnya. Jika tujuan pemasaran melalui kampanye endorsement telah ditentukan, langkah selanjutnya adalah menjalankan kampanye yang sesuai dengan tujuan tersebut. Misalnya, untuk meningkatkan penjualan, merek bisa bekerja sama dengan beberapa influencer untuk menyebarkan kode referral di mana calon pembeli akan mendapatkan diskon jika mencantumkan kode tersebut saat membeli produk merek yang dipromosikan.

  2. Pilih Influencer yang relevan

    Masing-masing influencer memiliki image dan karakteristik audiens yang berbeda-beda. Sebelum menentukan influencer yang melakukan endorse merekmu, sebaiknya kamu memastikan bahwa influencer tersebut memiliki image dan karakteristik audiens yang sesuai dengan produk atau merek yang akan dipromosikan. Hal ini bertujuan agar kampanye yang akan dijalankan dapat menyasar audiens yang tepat, yang mana audiens tersebut lebih berpotensi untuk memperhatikan dan membeli produk yang dipromosikan.

  3. Teliti engagement Influencer

    Follower yang banyak bukanlah jaminan seorang influencer akan efektif dalam mempromosikan sebuah produk. Hal yang harus diperhatikan adalah tingkat engagement yang dimiliki influencer. Tingkat engagement influencer merupakan alat untuk mengukur performa serta tingkat interaksi pada konten-konten yang dipublikasi oleh influencer tersebut pada media sosial. Semakin tinggi tingkat engagement, maka semakin tinggi pula peluang produk yang kamu promosikan untuk mencapai audiens dari influencer yang kamu pilih.

Nah, itu dia hal-hal yang sebaiknya kamu pertimbangkan dan rencanakan sebelum melakukan strategi pemasaran dengan praktik endorsement. Tips-tips di atas dapat kamu praktikkan untuk menyasar target audiens yang tepat serta membantu kamu untuk mencapai tujuan pemasaran yang diinginkan. Sehingga, praktik endorsement yang kamu lakukan dapat berjalan dengan efektif.